Ku Persembahkan Karya Hati ku Buat Tatapan Diri ku Yang Asyik Syok Sendiri.

My Starz

SalaM

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya... Surah al Alaq 1-5....







zakirlazarus@gmail.com





Cinta Karena Allah



Alkisah pemuda pemuda sufi jatuh cinta pada seorang gadis. Cintanya pun lalu berbalas. Namun malangnya, gadis itu dijodohkan ibu bapanya dengan lelaki yang tidak ia kenali. Karena dorongan cinta, gadis itu menyelinap keluar,”Aku datang padamu, atau ku atur cara supaya kamu dapat menyelinap ke rumahku”, begitu penjelasannya. “Tidak! Aku menolak kedua pilhan itu. Aku takut pada neraka yang nyalanya tak pernah padam walau sehembus nafas!” itu jawaban pemuda sekaligus membuat gadis terpilu .

Pemuda itu memenangkan iman atas syahwatnya dengan kekuatan cinta. “Jadi dia masih takut pada Allah?”, monolog sang gadis. Seketika ia tersadar, dan tiba-tiba dunia terasa kerdil di hadapannya. Ia pun bertaubat dan kemudian mewakafkan diri untuk beribadah. Tapi cintanya pada sang pemuda tidak pernah terpadam. Cintanya berubah menjadi rindu yang berkelana dalam jiwa dan do’a-do’anya. Tubuhnya luluh latak didera rindu, dan akhirnya ia meninggal. Pemuda Sufi tersentak dari lamunan. Itu mimpi buruk. Gadisnya telah pergi membawa semua cintanya rindunya kasihnya segenap hidupnya. Maka pada pusara si gadislah tempat ia mencurahkan rindu dan do’a-do’anya. Sampai suatu saat ia tertidur di atas pusara gadis kekasihnya. Tiba-tiba kekasihnya hadir dalam tidurnya, cantik, sangat cantik. “Apa kabar? Bagaimana keadaanmu setelah kepergianku”, tanya si gadis. “Alhamdulillah aku afaiat saja. Kamu sendiri di sana bagaimana,”jawabnya kembali bertanya. “Aku di sini, di surga abadi, dalam nikmat hidup tanpa akhir.” Jawab sang gadis. “Do’akan aku, jangan pernah lupa padaku. Aku selalu ingat padamu. Bila aku berpeluang bertemu denganmu”, tanya pemuda sufi lagi. “Aku tidak pernah lupa padamu. Aku selalu berdo’a agar Allah menyatukan kita di surga, teruslah ibadah. Sebentar lagi engkau akan menyusulku,” jawab si gadis.


Hanya tujuh malam setelah mimpi itu, pemuda sufi pun kembali ke rahmatullah. Atas nama cinta bukan ayat-ayat cinta, ia memenangkan Allah atas dirinya sendiri, atas nama cinta pula Allah akan menjodohkan mereka. Cinta karena Allah, untuk Allah, bertemu dan berpisah karena Allah, mengantarkan pemiliknya pada kebahagiaan yang mendalam.
Continue >>>