Ku Persembahkan Karya Hati ku Buat Tatapan Diri ku Yang Asyik Syok Sendiri.

My Starz

SalaM

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya... Surah al Alaq 1-5....







zakirlazarus@gmail.com





Research and development menjelang aidilfitri


Landskap Rohani



Rasul SAW bersabda:




Bila Allah mencintai seseorang hamba, maka Dia akan menyuruh Jibril dan penghuni langit dan bumi untuk mencintainya



Menjelang aidilfitri apakah sambutan yang kalian rancangkan untuk menyambutnya, adakah dengan bersederhana atau gilang gemilang dan saban tahun perjalan aidilfitri aku tidak akan sama seperti tahun-tahun yang berlalu. Apakah development yang allah hidangkan buat landskap rohani kita dengan pelbagai ujian yang datang menerpa sedang bahang kemeriahan aidilfitri sudah dirancang sebelum terbitnya ramadhan. Bagi membangunkan landskap rohani menjadi lebih advance Allah mengurniakan ujian buat hambanya yang muslim ataupun kafir. Teguhkah iman kamu dengan pancaroba dunia yang selalu kita terlepas pandang kerana menyangka semua perbuatan adalah perbuatan kita sedangkan segala afaal adalah afaal allah



 Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mu'min, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Pendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 8:17)al anfal




Allah maha esa yang maha penyayang lagi maha mengasihani hambanya-hambanya allah maha mengetahui yang mengatur urusan di langit dan di bumi, allah jualah yang menganugerahkan ilham kegembiraan dan kesedihan buat aku, kamu dan kita di pagi aidilfitri, tanpa perasaan berbolak-balik ini jadilah manusia bagaikan berhala di kuil-kuil.



Wahai teman dan taulan memadailah aku,kamu dan kita merenungi kembali segala afaal kita yang telah lalu ketika ujian datang menimpa kita menjelang aidilfitri. Semoga dengan muhasabah(research) menjadikan landskap rohani kita tidak berputus asa dengan rahmat dan kurnia ilahi. Banyak wadah berita terkini kita melihat pelbagai tragedi menimpa saudara kita yang terpaksa berperang dengan perasaan akibat berputus asa dengan rahmat allah lalu mengalirkan airmata yang sia-sia menangisi nasib malang dan bukan menangisi kerana takutkan allah. Wahai aku, kamu dan kita sedarlah dengan bertawakal dan takwa kepada allah walau ujian datang menimpa yang mana kita kehilangan orang tersayang sekalipun dapat menenangkan hati seandainya aku, kamu dan kita benar-benar berserah kepada qadhak dan qadhar ilahi.

surat Al-Ankabut ayat 10:




“Dan di antara manusia ada orang yang berkata: “Kami beriman kepada Allah”, maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah. Dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: “Sesungguh-nya kami adalah besertamu.” Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia”?




Semoga ujian yang menimpa dapat membangunkan(development) landskap rohani menjadi teguh dan keteguhan itu disumberkan dari rutin zikir dan taubat. Keteguhan landskap rohani juga tercipta dari kesabaran seperti mana kisah Nabi Ayoub a.s.


Nabi Ayub a.s. menggambarkan manusia yang paling sabar, bahkan bisa dikatakan bahwa beliau berada di puncak kesabaran. Sering orang mengagumi kesabaran kepada Nabi Ayub. Misalnya, dikatakan: seperti sabarnya Nabi Ayub. Jadi, Nabi Ayub menjadi simbol kesabaran dan cermin kesabaran atau teladan kesabaran pada setiap bahasa, pada setiap agama, dan pada setiap budaya. Allah SWT telah memujinya dalam kitab-Nya yang berbunyi:





Nabi Ayub AS adalah salah seorang nabi dari nabi-nabi Bani Israil dan salah seorang manusia pilihan dari sejumlah manusia pilihan yang mulia. Allah telah menceritakan dalam kitab-Nya dan memujinya dengan berbagai sifat yang terpuji secara umum dan sifat sabar atas ujian secara khusus. Allah telah mengujinya dengan anaknya, keluarganya dan hartanya, kemudian dengan tubuhnya. Allah SWT telah mengujinya dengan ujian yang tidak pernah ditimpakan kepada siapa pun, tetapi ia tetap sabar dalam menunaikan perintah Allah dan terus-menerus bertaubat kepada-Nya.



Setelah Nabi Ayub AS menderita penyakit kronis dalam jangka waktu yang cukup lama, dimana sahabat dan familinya telah melupakannya, maka ia menyeru Rabbnya, “(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (Al-Anbiya’: 83). Dikatakan kepadanya, “Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum.” (Shad: 42). Nabi Ayub AS menghantamkan kakinya, maka memancarlah mata air yang dingin karena hantaman kakinya tersebut. Dikatakan kepadanya, “Minumlah darinya serta mandilah.” Nabi Ayub AS melakukannya, maka Allah Ta’ala menghilangkan penyakit yang menimpa bathinnya dan lahirnya.



Kemudian Allah mengembalikan kepadanya; keluarganya, hartanya, sejumlah ni’mat serta kebaikan yang dikaruniakan kepadanya dalam jumlah yang banyak. Dengan kesabarannya itu maka ia merupakan suri teladan bagi orang-orang yang bersabar, penghibur bagi orang-orang yang mendapat ujian atau ditimpa musibah serta pelajaran berharga bagi orang-orang yang mahu mengambil pelajaran dan iktibar.



Ujian yang berbentuk musibah seperti terkena penyakit, ditinggalkan orang yang dicintai, kematian orang yang dikasihi dan sebagainya adalah pembangun (development) iman yang mutlak sucinya kepada allah. Sesungguhnya allah amat mengasihi hambanya yang bersabar dengan ujian tanpa mengadu domba kepada selain allah. Sesungguhnya setiap titisan airmata yang menitis kerana allah pasti menunggu ganjarannya di akhirat kelak tetapi titisan airmata yang menitis kerana meratap nasib malang, berputus asa terhadap allah dan tidak kerana allah pasti yang menanti adalah api menjulang menyambut landskap rohani sebagai tetamu neraka.



"Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaih-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)."
(QS. Shad: 44)




0 comments: