Ku Persembahkan Karya Hati ku Buat Tatapan Diri ku Yang Asyik Syok Sendiri.

My Starz

SalaM

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya... Surah al Alaq 1-5....







zakirlazarus@gmail.com





Aku statik Ya Hu


LANDSKAP ROHANI

Seorang darwis yang berpikiran sederhana dari madzhab agama yang keras suatu hari menyusuri pinggiran sungai. Ia sedang terpaku pada masalah-masalah akhlaq dan pengajaran, karena bentuk ajaran inilah yang populer di masyarakatnya. Ia menyamakan agama rasa dengan pencarian terhadap Kebenaran Sejati. Tiba-tiba pikirannya terganggu oleh suara zikir dari seberang sungai. Tampak seorang lelaki yang terlihat lugu sedang berzikir dengan suara keras. “Tak ada yang penting dengan masalah itu, ”katanya pada diri sendiri”karena laki-laki itu salah mengeja lafadz zikir. Ia bukannya mengeja dengan Yahu…, melainkan Uyahu”.

Tetapi tiba-tiba ia sadar kalau ia mesti memberitahu kesalahan ucapan lelaki tersebut. Sang darwis akhirnya menaiki perahu dan menuju ke seberang. Setibanya di seberang ia mendekati lelaki tersebut dan katanya, ”Saudaraku, engkau telah melakukan kesalahan di dalam mengucapkan lafadz zikir. Semestinya engkau mengucapkan Yahu, bukan Uyahu”.

“Terima kasih”,kata si lelaki lugu dengan santun. Setelah sang darwis memberi pelajaran “kecil” , ia pun kembali menaiki perahu untuk kembali ke seberang tempatnya semula. Si lelaki lugu itu pun mulai kembali berzikir dengan zikir yang diajarkan oleh sang darwis.

Tetapi menjelang sang darwis tiba di seberang, kembali ia mendengar lafadz yang salah dari si lelaki lugu. Sang darwis berpikir bahwa si lelaki tersebut betul-betul bebal. Di luar dugaan sang darwis melihat si lelaki bergegas dengan tergesa-gesa berjalan di atas air menghampirinya tanpa kakinya menyentuh air sungai. Sang darwis begitu terperanjat dan terpukau melihat si lelaki lugu melakukan keajaiban tersebut.

Setiba di hadapan sang darwis, lelaki lugu tersebut secara mengejutkan justru berkata kepada sang darwis, “Maaf saudaraku, aku mohon engkau mengajarkan kepadaku lafadz yang benar yang tadi engkau ajarkan, karena terus terang aku merasa sulit mengingatnya”. 30]

0 comments: