Ku Persembahkan Karya Hati ku Buat Tatapan Diri ku Yang Asyik Syok Sendiri.

My Starz

SalaM

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya... Surah al Alaq 1-5....







zakirlazarus@gmail.com





Hasret....hasrat


LANDSKAP ROHANI



Dalam hati ku tersimpan jutaan. Jutaan kehendak dan keinginan namun segalanya ku simpan menjadi dendam. Agar suatu hari nanti dendam itu itu menjadi rindu dendam yang menghasilkan cinta. Cinta yang ku ingin dan ku dambakan menjadi taruhan bagi ku. Apa katanya itu korban dan di mana itu korban. Korban kepadanya untuk apa dan mengapa sehingga aku lelah dan hilang untuk apakah cinta itu di korbankan melainkan mengorbankan diri itu terlebih dahulu sehingga terluput segala kecintaan selain dia yang maha esa.
Hasrat ku ingin bersama sedang mana mungkin berdua…
Hasret ku ingin berdampingan sedangkan mana mungkin bersama….
Hasret ku ingin menyata sedangkan mana mungkin aku melata….
Hasret ku ingin kesampaian sedangkan mana mungkin berarah sana…
Walaupun aku gagal dalam hasrat ku….., walaupun aku lemah dalam hasrat ku….., walaupun aku tak berdaya menjulang hasrat ku…. Aku redha kerana aku terima apa sahaja hukuman. Oh hati yang dingin mengapa saat ini tidak sehening dahulu. Kelibat mu di sana sini membuat aku makin tak tertahan…. Tak tertahan … tak tertahan menanggung kebuntuan dan kebinggungan… tak tertahan menanggung kebodohan… tak tertahan… tak tertahan….. kurniakanlah aku ketahanan duhai pencipta malam… agar titisan cahaya mu menerangi gelap ku….
Apalah ada pada ku jika tidak merasa
Apalah ada pada ku jika tidak menyapa
Apalah ada pada ku jika hanyut tersiksa
Apalah ada pada ku jika hanya meronta
Apalah kesudahan diri ku jika hanya terpaksa
Diamlah …tinggallah berdiam
Hingga aku menyambut salam
Dari mu teman sepanjang malam
Hingga silam menyimpang alam
Hingga yang berkata dari yang terdalam
Tidak lagi berbalam-balam
Sungguh terang  bersuluh ragam

1 comments:

Insan Marhaen on December 24, 2010 at 8:02 AM said...

bertahanlah tetap bertahan. sambil ingat kembali masa silam di manakah kesilapan...